Welcoming Party PPI Gifu April 2024: Penyambutan di Musim Semi dan Launching Program Kerja PPI GIFU 2024-2025

Persatuan Pelajar Indonesia-Gifu (PPI-Gifu) di Jepang, mengadakan acara Welcoming Party pada hari Sabtu, 20 April 2024, untuk mahasiswa baru periode April 2024 di taman belakang Fakultas Pendidikan, Universitas Gifu. Acara ini bertujuan untuk temu dan sapa antar mahasiswa Indonesia di Gifu. Melalui acara ini, diharapkan mahasiswa Indonesia di Gifu dapat menjalin silaturahmi dengan baik. Banyak hal yang dibahas pada acara ini seperti launching program kerja kepengurusan PPI Gifu 2024-2025, sosialisasi mengenai pembayaran kas, dan musyawarah pembentukan badan pengawas.

Acara dimulai dari pukul 15.00 JST, acara diawali dengan solat ashar berjamaah dan berbincang antar mahasiswa. Acara ini dihadiri kurang lebih sekitar 35 orang diantaranya adalah pelajar master, doktoral, dan juga anggota keluarga.

Susunan acara sore itu dibagi menjadi 3, welcoming party, launching program kerja, dan games ceria. Pembukaan acara dilakukan oleh MC, Abdi dan Okky Thalita, dan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Ahmad Fikri.

Ketua PPI-Gifu 2024/2025, Ahmad Raharja, memberikan kata sambutan, menyapa anggota dan juga launching program kerja. Pesan menarik yang disampaikan oleh ketua PPI, bahwa sebagai mahasiswa kita tidak hanya dituntut maju dalam bidang akademik, namun juga aktif dalam berorganisasi. Ahmad juga berpesan agar setiap anggota ikut turut meramaikan setiap acara yang diselenggarakan oleh PPI Gifu.  Acara welcoming party kali ini adalah potluck yaitu masing-masing anggota membawa menu andalan yang dapat disantap oleh seluruh anggota.

 

 Selanjutnya, ketua PPI-Gifu turut memperkenalkan 7 mahasiswa baru periode April 2024, yaitu 4 orang di program Master Degree (dari kiri ke kanan); Ahmad Fikri, Afifah Nur Chairinnisa, Zaim Fathullah Rais, dan Fadhilatu Zikra. Kemudian 2 diantaranya di program PhD Degree (dari kiri ke kanan): Muhammad Miftahur Rahman dan Silvi Susanti. Serta 1 lainnya di program Research Student yaitu, Irham Izzatur Rahman.

 

Setelah acara ramah tamah, anggota melakukan sesi foto bersama dan dilanjutkan dengan sesi games. Melalui acara games, diharapkan tali persaudaraan semakin terjalin untuk seluruh anggota. Games kali ini dibagi menjadi 2 sesi yaitu, tebak-menebak kosa kata Bahasa Jepang dan bisik tetangga. Acara ini berlangsung sangat seru, dimana setiap anggota dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok ini mewakili nama-nama Sushi-ya disekeliling kampus Gifu, yaitu Kura, Uobei, Hiro, dan Hama. Kelompok Sushi-Hama keluar menjadi Juara 1 dan berhak mendapatkan hadiah utama berupa perlengkapan rumah tangga. Kelompok yang lain pun turut mendapatkan hadiah.

Acara ditutup dengan membersihkan dan merapihkan venue. Semua peserta sangat riang dan gembira. Secara keseluruhan, acara welcoming party dan lauching program kerja berjalan dengan khidmat. Semoga seluruh mahasiswa PPI-Gifu selalu bahagia dan sehat ditengah kesibukan mencari ilmu dan pengalaman di Universitas Gifu, Jepang.

Penulis: Ahmad Fikri

Editor: Ikha Adhani S.

 

PPI-Gifu Jepang dalam Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78

Tanggal 17 Agustus merupakan waktu yang sangat sakral dan memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat Indonesia yang menetap di wilayah Indonesia maupun masyarakat Indonesia yang hidup diluar negeri seperti pelajar atau mahasiswa. Bertepatan dengan akhir musim panas, Perhimpunan Pelajar Indonesia Jepang di Gifu (PPI-Gifu) memperingati kemerdekaan Indonesia dengan berbagai acara pada tanggal 02 September 2023 yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan sebagai penawar hati yang teramat rindu dengan tanah air. Acara telah berlangsung di kampus Universitas Gifu, Gymnastic 2 dan halaman belakang Fakultas Pendidikan. Acara perayaan kemerdekaan RI ke-78 tersebut dimulai pada pukul 11:00 JST, dan diawali dengan sambutan hangat oleh pembawa acara Bagus Himawan Wicaksono, kemudian kata sambutan yang dihaturkan oleh Wakil Ketua PPI-Gifu, Adityawan Sigit.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PPI-Gifu telah menyampaikan beberapa pesan penting, yaitu;

  1. Ucapan terima kasih diberikan kepada teman-teman yang telah meluangkan waktu dan tenaga dari jadwal akademik untuk dapat datang berpartisipasi dalam acara perlombaan kemerdekaan Indonesia ke-78, dan pihak sponsor yaitu Kazoku dan Hanamaza Pan yang telah memberikan hadiah untuk para pemenang perlombaan.
  2. Acara perlombaan 17 Agustus ini bertujuan untuk menyatukan warga negara Indonesia, khususnya pelajar Indonesia, dan menumbuhkan rasa kebersamaan. Selain itu, beliau juga mengumumkan kepada peserta untuk dapat berpartisipasi pada pertunjukan angklung yang dilaksanakan pada tanggal tanggal 18 Oktober dan 5 November 2023.
  3. Koordinator divisi diingatkan Kembali untuk dapat menyerahkan laporan kegiatan, berkontribusi pada laporan pertanggungjawaban yang akan diserahkan kepada Dewan Pengawas saat Pemilihan Raya (Pemira) mendatang.
  4. Permintaan maaf disampaikan atas segala kekurangan, menekankan dedikasi pengurus organisasi untuk memberikan pengalaman terbaik bagi semua peserta.

Setelah kata sambutan disampaikan, pembawa acara menyampaikan beberapa cabang perlombaan yang akan ditandingkan seperti fun ganda bulu tangkis, fun futsal, tarik tambang, balap karung, dan fun games untuk anak-anak. Perlombaan pertama yang ditandingkan adalah bulutangkis dan fun games untuk anak-anak. Untuk perlombaan bulutangkis  dipecah menjadi ganda putra dan putri, sementara bagi anak-anak melakukan lomba balap kelereng dan lomba tali-pensil. Kemudian, setelah kedua perlombaan tersebut selesai, acara selanjutnya adalah makan siang bersama dan sholat Dzuhur berjamaah di halaman Fakultas Ilmu Pendidikan.

Detik dan menit pun berlalu, perlombaan dilangsungkan diatas rumput yang sangat hijau pada musim panas ini, beberapa cabang pertandinganpun dimulai kembali dengan perlombaan balap karung, tarik tambang, dan fun futsal (putra dan putri). Acara berlangsung sangat meriah dan atraktif, terlihat dari semua wajah peserta sangat menikmati acara tersebut, dimana sehari-hari disibukkan dengan urusan akademik. Melalui acara seperti ini diharapkan pelajar PPI-Gifu khususnya dapat meredam tingkat stress yang tinggi dan berkomukasi dengan baik sesama pelajar agar sehat jasmani serta rohani. Acara ini tidak hanya merayakan kemerdekaan Indonesia, akan tetapi juga mewujudkan semangat PPI-Gifu sebagai platform untuk persatuan, komunikasi, dan realisasi misi PPIJ untuk mengakomodasi pemikiran serta kebutuhan mahasiswa Indonesia di Jepang.

Di Universitas Gifu, perayaan ini menggemakan semangat dan keragaman Indonesia, menumbuhkan ikatan yang lebih kuat di antara anggota PPI-Gifu. Semoga kegiatan yang penuh semangat ini berfungsi sebagai mercusuar persatuan dan persahabatan dimasa yang akan datang.

Penulis: Robi Cahyadi

Editor: Adityawan Sigit

Buka Puasa Ramadhan di Masjid Gifu

Bulan Ramadhan di Jepang kali ini terasa lebih spesial dari biasanya, karena Jepang telah melalui masa pandemi yang begitu berat. Sampai saat ini masyarakat Jepang masih terbiasa menggunakan masker dalam kesehariannya. Bahkan ruang-ruang kelas sering kali membiarkan pintu dan jendelanya terbuka untuk menjaga sirkulasi udara agar tetap segar. Ramadhan tahun sebelumnya Masjid Gifu masih melakukan pembatasan sosial yang cukup ketat, sehingga aktifitas Ramadhan terasa sunyi dan sepi, bahkan untuk melakukan sholat berjamaah pun dibatasi untuk menghindari kerumunan dalam jumlah besar yang tak lain bertujuan untuk menekan jumlah penyebaran Covid-19.

Ramadhan tahun ini sangat spesial karena setelah 3 tahun berjuang melalui masa sulit pandemi Covid-19 mulai dari tahun 2020, kemudian 2021 dan 2022. Akhirnya di tahun 2023 aturan pembatasan sosial berskala besar pun di cabut, status penyakit yang sebelumnya pandemi berubah menjadi endemi, sholat yang tadinya terbatas dan berjarak lebih dari 1 meter, sekarang sudah kembali dibuka dan ber-shaf rapat. Berkumpul yang tadinya dilarang, alhamdulillah saat ini sudah diperbolehkan. Ramadhan penuh dengan keberkahan, Bulan suci tahun ini memecah rindu umat islam di Gifu untuk kembali berkumpul dan beribadah bersama.

Momentum Ramadhan kali ini tidak disia-siakan oleh PPI Gifu untuk mengambil bagian dalam turut melayani, memuliakan dan membahagiakan Jamaah masjid Gifu. PPI Gifu Bersama dengan KMI (Keluarga Muslim Indonesia) Gifu bekerjasama dalam menyediakan ifthar (makanan buka puasa) untuk jamaah Masjid Gifu. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 18 Ramadhan yang bertepatan pada 9 April 2023. PPI Gifu dan KMI Gifu bekerjasama dalam menyukseskan acara buka puasa ini. Musyawarah perdana dilakukan di Masjid Gifu sekitar 10 hari sebelum acara, kemudian disepakati kesempatan buka bersama ini akan disiapkan 400 porsi dengan menu kare ayam. Dengan mengucap bismillah, berharap penuh pada pertolongan Allah SWT untuk mencukupkan jumlah donasi yang dibutuhkan.

Persiapan memasak dalam jumlah besar sudah dimulai sejak tiga hari sebelumnya, pembagian tugas dibagi menjadi tiga tim, ada tim LECIP, tim kaikan dan tim utama di Hanamaza pan. Pembagian tempat masak ini guna menurunkan intensitas kesibukan dari persiapan memasakanya. Tim LECIP mendapat bagian memotong sayur sayuran, tim kaikan bagian memotong daging ayam, buah dan tempe. Bagian terbesar ada di dapur Hanamaza Pan, yaitu menyelesaikan bumbu kalio, membuat acar, memasak nasi uduk dan membuat pizza. Pembagian tugas cukup merata, hampir seluruhnya mendapatkan tugas untuk ambil bagian membantu menyelesaikan setiap pekerjaan memasak ini.

Menjelang hari Ahad, semua berdoa, agar makanan yang dibuat untuk jamaah mendapatkan respon positif dan makanannya habis tanpa sisa. Karena perjuangan untuk memberikan terbaik untuk jamaah seluruh tenaga telah dikerahkan. Hingga tiba hari Ahad, khusus laki-laki datang ke masjid pukul 9 pagi, untuk membersihkan dan mempersiapkan tempat buka puasa. Untuk yang perempuan datang jam 4 sore untuk menyiapkan hal yang sama. Setelah waktu dzuhur berlalu, makanan yang dimasak di tiga tempat tadi berangsur diantarkan ke dapur masjid dan dipanaskan kembali. Memasuki waktu ashar, pertolongan Allah SWT semakin banyak. Makanan-makanan untuk ifthar semakin banyak berdatangan. Dari keluarga Indonesia mendapat tambahan makanan ringan, dari keluarga Malaysia mendapat tambahan karipap, agar-agar, dan gorengan, dari keluarga Jepang ada bubur ayam. Makanan ringan ini disajikan saat ifthar.

Saat adzan maghrib berkumandang, seluruh jamaah meraih kurma sebagai pembukanya dan sebagian meneguk air sembari melepas dahaga. Makanan kedua sebagian memilih buah, karipap dan tempe. Tempe ternyata sangat disukai oleh hampir semua jamaah, bahkan sampai ada yang minta tambah. Syukur tempe tersedia melimpah, dengan ukuran yang kecil membuat tempe dapat dimakan dalam 1 atau 2 kali gigit. Sebagian penikmatnya menambahkan saus sambal untuk mendapatkan sensasi pedas. Setelah selesai makan buka puasa dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah bersama Imam Syech Obari.

Makanan khas Indonesia dengan cita rasa yang sedikit disesuaikan agar disukai oleh semua lidah dari berbagai bangsa dan negara, maka jadilah Nasi Uduk Ayam Kalio. Nasi uduk dengar khas rempah dari Indonesia membuat nasinya memiliki rasa yang gurih dan lembut ditambah kalio ayam yang kental dengan kuah kare rempahnya membuat semua orang yang mengambil suapan pertama akan terus makan. Sedikit acar diantara nasi dan kalio turut melengkapi makanan itu lebih enak. Para jamaah sangat menikmati makanannya dan melahapnya hingga habis tak tersisa.

Hingga selesai buka puasa hampir seluruh jamaah menghabiskan makanannya hingga tak bersisa. Sedikit lauk yang tersisa di panci diminta oleh jamaah untuk mereka berikan kepada keluarga dirumah agar turut merasakan nikmatnya makanan Nasi Uduk Ayam Kalio. Respon positif dan tidak menyisakan makanan adalah indikator kesuksesan buka puasa bersama ini, maka keberhasilannya tentu adalah karena banyaknya pertolongan Allah SWT dan kontribusi terbaik dari seluruh tim yang terlibat. Baik tim dapur di Hanamaza Pan, tim dapur di kaikan, Tim dapur di LECIP dan seluruh anggota PPI Gifu maupun anggota KMI Gifu.

Akhirnya, semoga Allah SWT menerima amalan-amalan terbaik yang dilakukan selama bulan Ramadhan, dan terhadap apa yang dikorbankan menjadi pemberat timbangan amalan baik di yaumul hisab kelak. Sampai jumpa di Buka Puasa Tahun 2024.

Penulis : Wingki May Hendra

Editor : Adityawan Sigit

Pemira PPIG 2023

 

Tidak terasa kepengurusan PPI Gifu tahun 2022-2023 telah sampai di akhir masa baktinya. Hal ini ditandai dengan di laksanakan kegiatan Pemilihan Raya (Pemira) Ketua PPI Gifu tahun 2023.

Pemira merupakan serangkaian kegiatan panjang yang diakhiri dengan pengesahan ketua PPI Gifu. Tahun ini rangkaian kegiatan berupa Pendaftaran Calon Ketua, Pencalonan Ketua, Pengumuman Bakal Calon Ketua, Pemira, Penetapan Ketua PPI Gifu 2023/2024 dan ditutup dengan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Presidium Musyawarah Anggota.

Hingga waktu yang ditentukan (4-6 Maret 2023), tidak ada yang mengajukan diri pada tahap Pendaftaran Calon Ketua. Selanjutnya merupakan tahap Pencalonan ketua (7-9 Maret 2023). Di tahap ini didapatkan 7 nama calon ketua yang dinyatakan menjadi calon ketua eligible.

 

Acara puncak Pemira dilaksanakan pada Selasa, 21 Maret 2023 di Kontainer Belakang Masjid Gifu. Dihadiri 26 anggota PPI Gifu. Pembukaan dilakukan oleh ketua Tim Pemira. Dilanjutkan dengan memperkenalkan Tim Pemira. Berdasarkan hasil voting calon ketua eligible PPI Gifu 2023, setelah dilakukan perangkingan, diperoleh 10 peringkat suara. Tim Pemira memutuskan “mengambil 5 peringkat suara teratas”.

 

Kandidat diminta duduk bersama dibagian depan ruangan. Kemudian satu persatu ditanyakan kesiapan untuk menjadi calon ketua. Jika menolak alasan langsung disampaikan saat itu. Dari 7 calon ketua, 1 orang (Dio Afinanda M.) tidak hadir, secara otomatis masuk kedalam daftar calon ketua. 2 orang (Saat Egra dan Eka Wahyuni H.) menerima. 4 orang (Adityawan Sigit, Dicky Aldian, Dodi Zulherman, dan Luthfan Nur H.) menolak dan memberikan alasannya kepada forum. Setelah alasan disampaikan, Tim Pemira menanyakan kepada forum apakah alasan penolakan diterima atau tidak. Tim Pemira memutuskan jika 50% forum menolak, maka nama tersebut tetap masuk kedalam daftar calon ketua. Forum menolak alasan dari 1 orang (Adityawan Sigit), sehingga nama bersangkutan tetap dimasukkan kedalam daftar calon ketua. Maka dari itu terdapat 4 calon ketua, yaitu: Adityawan Sigit, Dio Afinanda M., Eka Wahyuni H., dan Saat Egra.

 

Dari daftar calon yang sudah disepakati bersama, dilakukan voting untuk menentukan ketua PPI Gifu 2023-2024. Tim Pemira menyiapkan surat suara khusus untuk mengurangi kemungkinan kecurangan. Tahun ini disepakati untuk menuliskan nomor urut calon ketua pada surat suara. Tim Pemira memanggil satu persatu anggota yang hadir pada saat Pemira. Kemudian anggota diberikan surat suara dan diarahkan ke tempat pengambilan suara. Setelah menuliskan suara anggota diarahkan ke kotak suara untuk meletakkan surat suara. Terakhir anggota diminta untuk mencelupkan jarinya ke tinta inkan untuk menandakan sudah memilih.

 

Tim Pemira meminta bantuan 2 orang (Dodi Zulherman dan Luthfan Nur H.) sebagai saksi penghitungan suara. Setelah dilakukan penghitungan suara didepan forum, didapatkan hasil sebagai berikut:

  1. Dio Afinanda M. (1)
  2. Saat Egra (23)
  3. Eka Wahyuni H. (0)
  4. Adityawan Sigit (2)

Dengan hasil seperti diatas, maka secara sah saudara Saat Egra terpilih sebagai Ketua PPI Gifu 2023-2024.

 

Saudara Saat Egra menyampaikan beberapa kalimat, utamanya mengajak anggota untuk bersama membangun PPI Gifu. Selain itu juga terdapat kesan dan pesan dari Fida Lia dan Randa Permanda terhadap PPI Gifu. Ditutup dengan harapan dari Bagus Himawan W. untuk PPI Gifu kedepannya.

 

Ketua Tim Pemira mengesahkan saudara Saat Egra sebagai ketua PPI Gifu 2023- 2024 dengan pemukulan palu. Penyerahan SK kepada ketua PPI Gifu 2023-2024 terpilih dilaksanakan pada 23 Maret 2023. Diserahkan oleh Adhia Azhar Fauzan (Ketua Tim Pemira) kepada Saat Egra (Ketua PPI Gifu 2023- 2024 terpilih), disaksikan oleh Stephany Tumewu (Tim Pemira), Adityawan Sigit, Rohyanti Yuliana, dan Afdholiatus Syafaah.

Selamat kepada ketua terpilih, selamat bertugas. Teruntuk PPI Gifu semoga selalu dimudahkan, dilancarkan dan sukses untuk setiap kegiatan yang sedang dan akan dilakukan.

(AAF)