Musim dingin sudah di penghujung akhir. Matahari mulai bersinar terang. Tetapi, walaupun begitu udara masih dilewati angin dingin. Tanggal 21 Maret adalah Shunbun no Hi atau yang dalam bahasa Inggrisnya adalah Vernal Equinox di tahun 2013. Singkatnya hari itu adalah hari dimana musim semi sudah datang dan panjangnya waktu siang dan malam kurang lebih sama panjangnya.
Dan pada hari yang sama diadakan pembacaan LPJ atau Laporan Pertanggungjawaban dari ketua PPI Gifu kepengurusan 2013-2014, Joni Aldilla Fajri. Acara efektif dimulai pada jam 18.30 setelah seluruh peserta rapat yang hadir melaksanakan ibadah sholat magrib.
Setelah pembacaan LPJ selesai acara dilanjutkan dengan menyantap makanan yang sudah disiapkan oleh ibu-ibu PPI dan seksi konsumsi yang tentu saja menggugah selera. Santapan nusantara yang dirindukan oleh seluruh warga PPI Gifu. Mulai dari bakso, lumpia gulung, klepon, kroket daging ayam, pempek ikan tuna, dan masih banyak lagi.
Sempat tercetus pertanyaan apa nama atau sebutan untuk kue yang berbentuk bulat-bulat kecil warna hijau yang isinya gula merah dan diluarnya dibaluri kelapa. Di pulau Jawa makanan tersebut dinamai klepon dan onde-onde untuk diluar pulau Jawa. Sedangkan onde-onde adalah kue yang sebenarnya juga berbentuk bulat-bulat tetapi dibaluri biji wijen dan berisi kacang hijau giling.
Setelah selesai makan yang waktunya dibatasi selama 30 menit saja yang dimulai dari jam 20.00 hingga 20.30 dimulailah waktunya evaluasi dan dengar saran dan pendapat dari para peserta rapat.
Setelah evaluasi dan dengar saran dan pendapat tibalah saatnya acara puncak yang telah ditunggu-tunggu. Yaitu, pemilihan ketua PPI Gifu periode 2014-2015. Pemilian kali ini dipanitiai oleh para dewan penasihat. Yaitu Asdim Munir yang baru saja menyelesaikan studi S3-nya, dan Alwis Nazir, ketua PPI periode 2012-2013.
Pemilihan kali ini sangat berbeda dengan dengan pemilihan ketua sebelumnya. Bahkan dengan pemilihan umum yang diadakan di Tanah Air. Pemilihan kali ini diadakan dengan menggunakan teknologi computer canggih untuk menghindari terjadinya kesalahan. Pemilihan putaran pertama ini dipantau dengan sangat hati-hati oleh panitia.
Pemilihan diadakan dua putaran. Hal ini dilakukan karena banyaknya calon yang masuk dalam kriteria yang bisa dicalonkan sebagai ketua. Pemilihan putaran pertama dilakukan untuk mengambil tiga nama dengan jumlah pemilih terbesar. Pada putaran pertama ini Dwi Priyo Ariyanto, Mohammad Irwan Laming, dan Zuhud Rozaki keluar sebagai tiga calon ketua dengan jumlah pemilih terbesar diantara calon yang lain. Dan para pemilik nama yang keluar sebagai tiga besar ini kebanyakan tampak terkejut. Tidak percaya bahwa nama mereka akan keluar sebagai tiga besar. Dan dari salah satu tiga besar ini ada yang sedang menikmati bakso dan mendadak kehilangan napsu makannya.
Lalu dengan mengkerucutnya tiga nama ini diadakanlah pemilihan putaran kedua. Putaran kedua kali ini dilakukan dengan menuliskan nama diatas kertas resmi yang telah dicap oleh panitia pemilihan. Pemilih menuliskan nama dikertas tersebut dibilik khusus.
Setelah semua pemilih menetapkan pilihannya di bilik suara tibalah saatnya penghitungan suara. Dan penghitungan pun dimulai. Kertas-kertas sudah diperiksa oleh panitia keabsahannya. Dan satu demi satu kertas dibaca. Nama Mohammad Irwan Laming sudah mulai memimpin. Tetapi ternyata nama Zuhud Rozaki pun punya pendukung dan mengejar perolehan Mas Irwan. Setelah selesai penghitungan keluarlah hasilnya. Dari 27 pemilih 1 angka untuk Dwi Priyo Ariyanto, 9 untuk Zuhud Roazaki, dan sisanya memilih Mohammad Irwan Laming.
Setelah itu acara diakhiri dengan sepatah dua patah kata dari ketua baru terpilih PPI Gifu periode 2014-2015 Mohammad Irwan Laming. Setelah itu ditutup dengan pesan-pesan dan berbagi pengalaman dari Asdim Munir. Pesan dan cerita yang sangat menginspirasi para anggota PPI lain untuk bisa lebih giat dan semangat untuk menimba ilmu di tanah perantauan.
Penulis : Fajar Suryantoro
Editor : Tim Admin

